Hai, Aku Seorang Suku Jawa dari Ngayogyakarta Hadiningrat
21 Februari, 2009
Sebuah Suku memiliki suatu ke khasan sendiri, sebagai suku bangsa yang memiliki tulisan tersendiri, saya ingin mempopulerkan tulisan ini agar di kenal, di budayakan dan bukan hanya menjadi sejarah saja di masa mendatang. Ciri khas yang saat ini mulai di tinggalkan oleh keturunan dari suku jawa itu sendiri.
Ups, namun bukan berarti ingin menyombongkan sebuah suku di negara ini, serta memecah belah bangsa di Era yang sekarang disebut “Era Integrasi” kesatuan, namun mengembangkan budaya agar menjadi suatu khasanah budaya dan memperkaya dan memperkuat budaya Indonesia. Tulisan jawa ha na ca ra ka (lengkapnya ha na ca ra ka, da ta sa wa la, pa dha ja ya nya, ma ga ba tha nga) yang dapat di lihat di wikipedia merupakan tulisan yang sudah modern, yang dahulunya mempunyai buyut dari India (aksara brahmi).
Seorang jawa seharusnya mempunyai jiwa pemersatu, karena telah disiratkan di dalam dasar ejaan jawa. Di tulisan itu di jabarkan secara singkat, jika dua orang yang tidak rukun (bermusuhan) hingga saling mengadu kekuatan, akhirnya hanya akan menjadi bangkai. Tidak akan menjadi sebuah bunga yang harum, melainkan menjadi bangkai, yang buruk baunya dan tidak akan diingat lagi sepanjang masa, walaupun ada yang menceritakan, namun hanya akan mejadi sejarah yang buruk.
Ingin manjadi harum atau busuk kah anda???